Image

Gaya Hidup Gen Z 2025: Seimbang Antara Digital, Kesehatan, dan Sustainability

Digital Lifestyle Jadi Identitas

Gen Z tumbuh di era serba digital. Di tahun 2025, gaya hidup mereka semakin terhubung dengan teknologi: mulai dari belanja lewat e-commerce, hiburan via streaming & gaming, hingga social media yang jadi wadah aktualisasi diri. Namun, tantangan muncul saat digital fatigue (kelelahan digital) makin terasa, sehingga keseimbangan online-offline jadi penting.


Prioritas Kesehatan Holistik

Bagi Gen Z, kesehatan bukan cuma soal fisik, tapi juga mental dan spiritual. Tren olahraga ringan seperti yoga, pilates, hingga meditasi digital lewat aplikasi mindfulness makin populer. Pola makan sehat berbasis nabati juga mulai dilirik, seiring kesadaran bahwa gaya hidup sehat memberi dampak jangka panjang.


Sustainability Jadi Tren Gaya Hidup

Kesadaran lingkungan membentuk pola konsumsi baru. Gen Z cenderung memilih produk ramah lingkungan, menghindari fast fashion, dan mendukung brand yang transparan soal keberlanjutan. Bagi mereka, gaya hidup bukan hanya tentang “gaya”, tapi juga kontribusi nyata pada bumi.


Work-Life Balance Lebih Dihargai

Generasi muda ini menolak pola kerja lama yang menekankan jam panjang tanpa jeda. Mereka lebih menghargai fleksibilitas, kebebasan berekspresi, dan pekerjaan yang selaras dengan passion. Inilah yang membentuk tren career with purpose di tahun 2025.

Referensi

  • Deloitte (2025). Gen Z and Millennial Survey.

  • McKinsey & Company (2025). Future of Consumer and Lifestyle Trends.

  • Harvard Business Review (2025). Work-Life Balance in the Digital Era.

  • Kompas.com (2025). “Gen Z dan Tren Gaya Hidup Sehat serta Ramah Lingkungan”.

Loader GIF